Teddy Sudjadi Manager Ratusan Artis Meninggal Dunia


Kini Teddy telah pergi untuk selama-lamanya. Tak ada lagi manajer yang tegas, low profile, memahami karakter para artisnya, dan selalu mengajarkan mereka untuk tidak boros serta menyisihkan sebagian penghasilan untuk Fakir miskin.

Kesuksesan para aktris dan aktor tentu tak pernah lepas dari peran manajer. Semua urusan artis menjadi tanggung jawabnya. Mulai dari deal, bernegosiasi kontrak hingga menyangkut penampilan.

Hal itu yang dirasakan Sultan Djorghi, Annisa Tri Hapsari, Rendi Bragi, Tommy Kurniawan, (alm) Adi Firansyah, Nicky Tirta, Ayu Pratiwi, Mayangsari, serta puluhan, bahkan ratusan artis lainnya yang pernah berada di bawah naugan manajemen almarhum Teddy Sujadi yang pada Selasa (29/11) dini hari menghembuskan nafas terakhirnya.

Saat berbincang dengan Bintang 11 tahun silam, mereka mengungkapkan rasa puasnya bekerja sama dengan almarhum. Menurut mereka, biarpun tipikal manajer yang cerewet, hasil kerja Teddy Sudjadi terbilang rapi dan profesional.

Teddy, panggilan akrabnya, tidak mendirikan manajemen artis berbadan hukum. Nama TM yang keburu melekat sebenarnya bukan singkatan dari Teddy Manajemen atau Talent Manajemen.

“Saya manajer personal mereka. Tapi karena mereka sering ngumpul bareng, tiba-tiba saja ada yang nyeletuk menyebut nama TM. Nama itulah yang dipakai sampai sekarang,” kata Teddy menjelaskan asal muasal nama TM yang belakangan berbentuk PT (Perseroan¬† Terbatas) dengan nama TopMandiri Management Indonesia.

Semula Teddy hanya bekerja sama dengan Thomas Djorghi pada 1997. Di pertengahan 1998, Sultan Djorghi mengikuti jejak Thomas untuk meminta Teddy sebagai manajernya. Buat Teddy, menjadi manajer, saat itu hanya sekadar menyalurkan hobi. Seiring bergulirnya waktu, artis yang dimanajeri Teddy mulai bertambah.

“Saya tidak pernah merekrut artis. Mereka yang datang dan meminta saya mengatur jadwal kegiatan mereka yang seabreg. Makanya saya enggak menjanjikan apa-apa,” ucap Teddy.

Kerja sama yang terjalin, sejauh ini, antara Teddy dan para artisnya berjalan baik. Teddy juga transparan dan terbuka soal honor dan potongannya.

Dia menyiasati keborosan para artisnya dengan membuat joint account yang berisi data pemasukan uang dan pengeluaran masing-masing artis. Dia bahkan meminta para artisnya menyisihkan 2,5 persen dari honor yang diterima untuk fakir miskin. Kebijaksanaan Teddy disambut positif para artisnya.

“Hal itu sudah saya lakukan sejak Thomas (Djorghi). Buat saya, setiap potongan itu mesti diketahui semuanya,” kata Teddy lagi.

“Di TM paling normal potongannya lho, hahaha. Apalagi dengan disisihkan 2,5 persen,” timpal Nicky.

Mereka mengaku tak pernah terjadi salah paham. Setiap ada masalah mereka atasi secara terbuka.

“Di TM sih enjoy aja. Kami saling mengingatkan kalau ada salah,” ujar Tommy.

“Kami sudah seperti adik kakak saling menjaga. Kalau ada salah dan kekurangan saling memperbaiki,” sambung Nicky tersenyum.

Teddy tahu betul karakter masing-masing artisnya. Suasana kekeluargaan yang diciptakan Teddy sangat terasa. Setiap akhir pekan mereka kumpul bareng. Kegiatan yang dilakukan, selain menonton film kadang juga makan malam bersama.

“Setelah nonton kami selalu membahas film itu. Dari situ mereka bisa belajar attitude, sikap, dan cara berpakaian untuk mendukung penampilan. Tapi mereka tetap harus menjadi diri sendiri,” terang Teddy, kelahiran Jakarta 10 Juli 1969 ini.

Semua artis diperlakukan sama oleh Teddy. Tidak ada istilah senior dan junior. Sultan, Annisa, dan Rendi yang lebih berpengalaman berbagi ilmu pada teman-temannya yang lebih muda. Sultan menekankan teman-temannya itu memilih peran berkarakter.

Selamat jalan Teddy, semoga mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Amin

Sb:TabloidBintang

2 Tanggapan

  1. pak saya pengn nyoba wawasn saya tentng casting,krn saya bs berpern jd ap aj,….gak percy???
    cb hbngn saya ea pak..087797399726

  2. […] kita telah kehilangan seorang manager artis terbaik Indonesia yang tidak lain adalah almarhum Teddy Sudjadi, yang telah sukses memanagement ratusan artis […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: